02 Oktober 2010

Dia Remuk Paruku

Dingin
membeku paru dalam dingin
Angin
merayu angin dalam kering

Aku bersarung meminta
Dalam bayangan beringin sekarat

Sore itu
Daun membisik protes
Yang padanya, dia dibuat
Aku lelah, tercekik nafasmu, terbelenggu akar lenganmu
Ceritanya padaku
Darahku memompa dan hampir saja meloncat ke cerita

Dingin
menerbang tulang dalam angin
Angin
merayu angin dalam kering
Kering
Daunku gugur berseling

Aku akan membelinya...
Sedang paruku meronta
Beri aku gas kehidupan
Dan akan kusemai kau jadi ribuan

Tetapi Beringin bergeming
Memeluk paksaku dengan akarnya
Dia memberiku
Benar,
aku beritahu
Bukan gas kehidupan
Tapi pelukan kematian

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar kamu mengenai apa yang aku tulis di atas. Tapi tolong jaga kesopanan ya,