28 Juli 2009

VIRUS KECIL - KECIL MEREPOTKAN

Makhluk mungil yang jmlahnya jutaan ini sering di tuduh jadi biang keladi semua penyakit. Apalagi jika suatu penyakit belum diketahui penyebabnya.

Virus merupakan makhluk kecil yang ukurannya bahkan lebih kecil dari bakteri ( 20-300 milimikron ). Saking kecil dan imutnya makhluk ini, kita memerlukan miktoskop electron untuk melihatnya.


Tembakau yang ‘sakit’

( 1883) ilmuan Jerman, Adolf Meyer ia menyelidiki sejenis penyakit pada tembakau. Ia menemukan bintik kuning pada daun tembakau lalu ia menelitinya.

Untuk mengetahui penyebabnya, Meyer pun mencoba menularkan penyakit tersebut ke daun yang sehat. Caranya dengan menyemprotkan getah daun berpaenyakit ke daun yang sehat. Lalu ia menyalidiki mikroba yang terdapat pada getah tumbuhan yang ditulari, tapi ia tidak menemukan apa-apa.

Beberapa ahli virus pun melakukan penelitian untuk mencari tahu bakteri jenis apa yang menyerang tembakau. Mereka melakukan hal yang sama dengan Meyer, yaitu menyaring getah daun ‘sakit’ dan menyemprotkannya ke daun yang sehat. Akhirnya, daun yang sehat jadi ikut ‘sakit’. Hasil kesimpulan sementara, partikel pathogen yang menyebabkan penyakit pada daun tembakau berukuran lebih kecil dibandingkan bakteri dan hanya dapat hidup pada makhluk hidup

( 1935 ) ilmuan dari AS, Wendell Stanley mengkristalkan pathogen tersebut. Kemudian, pathogen itu diberi nama dengan Virus Mosaik Tembakau atau biasa disebut dengan TMV ( Tobacco Mosaic Virus ). Sekarang TMV dan virus lainnya mampu dilihat dengan mikroskop electron.


Hidup atau Mati?????????????

Makhluk apa virus itu??? Hidup atau Mati?? Jika dikatakan mati, virus memang memiliki kapsid ( selubung ) dan kapsomer ( protein pembentuk kapsid ) yang dapat dikristalkan tetapi tidak memiliki protoplasma. Cirri lain yaitu ukurannya yang kecil karena sering lolos dari ‘serangan’ bakteri.

Namun, dibilang makhl;uk hidup pun bisa. Sebab, virus memiliki kulit yang berasal dari protein, bahan inti yang terdiri dari asam nukleat, serta mamiliki salah satu dari DNA atau RNA didalam tubuhnya serta kemampuan bermetabolisme. Untuk lebih meyakinkan lagi, ternyata virus pun dapat bereproduksi dengan cara proliferasi. Alias memperbanyak sel tetapi harus memiliki inang.

Dilihat dari strukturnya, virus terdiri dari beberapa bagian seperti pembungkus (kapsid) yang disusun oleh protein.Dalam satu unit terdapat protein pembentuk japsid disebut dengan kapsomer.

Sedangkan protein genetic yang membedakan mereka dari virus lain disebut prions dan viroids Kedua protein inilah yang dapat menular pada jenis eukaryoutes yaitu sebangsa hewan,fungi atau sejenis tanaman lainnya.Selain itu, dapat menular pula pada bangsa prokaryotes atau bakteri.

Bentuk dari virus itu sendiri bermacam-macam, misalnya ulat,oval,memanjang,batang dan adapula yang berbentuk huruf T.Selain itu, virus mempunyai kepala yang berbentuk polyhedral atau bersegi banyak.



Laila

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar kamu mengenai apa yang aku tulis di atas. Tapi tolong jaga kesopanan ya,