27 Januari 2013

Malam Minggu yang Sempurna

Biasanya, malam minggu itu bai anak asrama tak jauh-jauh dari tidur dan nonton film atau bahkan ngerjain tugas-tugas yang menumpuk.Namun, malam minggu kemarin itu ada acara yang lebih seru dibandingkan dengan nonton film atau mungkin ngedate dengan pacar. Ketemu dengan alumni dan bakar jagung.
Jadi, sebenarnya pada tanggal 26 kemarin, alumni SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy), atau lebih dikenal sebagai Ikasadhirsa, datang ke asrama untuk melakukan kegiatan SAtU (Sampoerna Academy to University) yang bertujuan untuk memperkenalkan universitas mereka ke adek-adek kelas dan mengenalkan bagaimana cara survival di universitas. Sayangnya, aku dan beberapa teman tidak bisa ikut karena kami ada ujian SAT sebagai salah satu syarat untuk bisa kuliah di luar negeri.
Meskipun begitu, pada saat malam minggu ternyata masih banyak kakak kelas yang tinggal di asrama untuk menjalankan acara Spot Light, acara talkshow dan hiburan sebagai ajang keakraban. Disitu ada talkshow dan penampilan live music dari beberapa teman.
Setelah memutuskan untuk bergabung mengikuti kegiatan tersebut, aku dan Virgi, my roommate turun ke depan gedung Mercusuar untuk menikmati acara yang digagas oleh kakak kelas (atau komite asrama ya?). Karena nggak ada sandal, dan punyaku juga hilang. Akhirnya aku memutuskan untuk barefoot, toh cuaca cerah dan jalan nggak becek. Anehnya, jarang ada yang tahu kalau aku nyeker, atau sebenarnya ada yang tahu namun terlalu sungkan untuk berbicara mengenai itu.
Disana aku bertemu dengan teman-teman, ngomong sana ngomong sini, kemudian ngintip kegiatan anak kelas 10 yang menjalankan acara movie night, masih barefoot dan ditemani beberapa teman. Acara movie night yang diprakarsai oleh House Rhino tersebut sepertinya berjalan lancar, dekorasinya juga lumayan untuk acara mendadak (Btw, sekolahku seringkai mengadakan acara mendadak lho, namun selalu sukses besar). Setelah bosen ngelihat anak histeris bahagia, aku dan temen-temen pindah ke atas lagi. Akhirnya aku berpisah dan ketemu Mbk Hanna, kakak alumni yang sekarang kuliah di Teknik Pangan UGM. Aku tanya-tanya ke dia mengenai mata kuliahnya seperti apa, ternyata lebih kepada cara mengolah makanan yang bermutu. Setelah melahap jagung bakar pemberian Mbk Hanna, aku pergi untuk kumpul dengan teman-teman yang lain.
Malam itu ada api unggun, langit cerah, bulan bersinar dengan terang, dan Mercusuar menyala. Melihat wajah-wajah gembira dan perut kenyang karena jagung bakar rasanya bisa melepas ketegangan akan skor yang akan aku terima saat pengumuman hasil SAT nanti. Waktu api unggun tersebut kami bernyanti Spread Our Wings, theme song dari PSF bersana-sama.
Setelah api unggun, ada pertunjukan dari teman-teman perkusi yang keren banget. Harmoni yang mereka ciptakan hanya dari tabuhan ember pun menggema di asrama kami. Suara tersebut juga membuat malam minggu cerah berbintang dan berbulan ini semakin sempurna. Tak lupa, aku juga bertemu dengan banyak kakak kelas dan bincang-bincang mengenai universitas yang mereka tuju. Seperti Mbk Helen yang mengambil Hukum di Universitas Brawijaya. Dari penjelasan Mbk Helen, aku tahu kalau kehidupan kuliah itu bisa sangt kejam. Karena ternyata mereka itu sudah menganut partai-partai yang menjadikan mereka berekelompok kelompok. Kelompok partai A bermusuhan dengan kelompok partai C, dan lain sebagainya. Meskipun begitu, kata Mbk Helen, banyak juga aktivitas positif yang bisa diambil saat kuliah. Setelah puas berbincang dengan Mbk Helen, aku turun untuk membakar jagung.
Membakar jagung di samping Mercusuar bersama temen-temen sungguh menarik seklai untuk dilakukan. Apalagi semuanya gratis. Jadi, malam itu aku membakar sekitar 6 jagung yang aku bagikan ke temn-teman. AKu sendiri sudah memakan 3 jagung bakar 2 hasil buatanku dan 1 hasil dari buatan panitia. Setelah puas bakar jagung, nyanyi nyanyi bersama teman dan melepas penat sampai pukul 11 kurang.
Denting ke sebelas malam itu menandai berakhirnya acara malam minggu tersebut dan menyisakan aku yang puas dengan kegiatan malam itu. Serunya lagi, ternyata di kamar ada Mas Arizky, alumni yang dulu sekamar denganku. Enak sekali bisa melepas kangen dengan Mas Arizky. Baru pada pukul 12 malam kami tidur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar kamu mengenai apa yang aku tulis di atas. Tapi tolong jaga kesopanan ya,