15 Februari 2011

Air Untuk Masa Depan


By: M.A Manaf


Kompetisi Web Kompas MuDa & AQUA


Air merupakan senyawa yang sederhana. Tentu saja, hanya terdiri atas dua taom hidrogen dana satu atom oksigen. Ya, Cuma itu. Tetapi bukankah ada pepatah, jangan meremehkan yang sederhana, karena yang sederhana itu bisa jadi yang penting. Buktinya, meski air itu merupakan elemen yang sederhana, tetapi air sangat dibutuhkan untuk kelangsungan kehidupan kita. Kita bis hidup bebrapa hari tanpa makanan, tetapi jangan harap kita bisa hidup tanpa air. Makanya, ada perumpamaan bahwa air sumber kehidupan.
Karena air sumber kehidupan, air memiliki peranan penting untuk masa depan. Tetapi masalahnya adalah, pencemaran dan kelangkaan air merajalela. Sungai dibelakang rumahku, yang dulu masih biasa aku gunakan untuk mandi bersama teman- teman, kini sudah dialiri berbagai amcam sampah tinja manusia. Bukankah snagt menjijikkan? Hal itu membeuatku jarang sekali pergi ke kali (sungai) itu lagi. Bahkan aku sudah lupa berapa lama aku tidak kesana. Rasanya sudah setahun lebih.
Aku selalu memeperhatikan bahwa sekarang, dengan kesadaran yang tinggi Air itu telah menjadi barang ekonomis. Tidak lagi seperti dulu. Kita bisa enak bermain- main dnegan air. Sekarang zamannya untuk berhemat air. Bagaiamana bisa bersenang- senang dengan air kalau kita harus membeli air untuk minum, dari pada untuk main- main mending untuk minum dan masak kan?
Itulah masalahnya, dimana- mana air mulai mahal, di Kenya dan India, para penduduknya harus antri mengambil air. Kalau dulu memburu daging, sekarang mereka juga harus memburu air. Menmepuh perjalanan 4 jam lebih, berburu dengan waktu, yang lebih parah, kebanyakan dari mereka adalah perempuan yang membawa jeriken puluhan liter. Mereka sudah tak peduli dengan penampilan, yang penting adalah mereka bisa hidup.
Apa yang dilakukan oleh mereka sangat jauh dengan kita. Meski kita mulai sadar bahwa air melangka, tetapi tindakan pencegahan ap yang telah kita lakukan. Aku sangat khawatir bahwa suatu hari nanti akan muncul waktu dimana kita harus antre membeli air. Bahkan, kita bisa saja membunuh karena air. Aku pribadi tak ingin hal itu terjadi. Kau tentu juga berpikir demikian kan? Kalau kita orang waras, kita pasti berpikir bahwa air itu penting. Kita tidak boleh menyia- nyiakan air. Tak boleh mencemari air. Kita harus menyelamatkan air. Demi masa depan yang lebih baik. Tapi bagaimana caranya?
Kita tidak perlu menjadi seorang environmentalist garis keras untuk melakukannya. Apa yang kita lakuakn sekarang tentu berefek pada masa depan kan? Maka kita bisa melakukannya mulai dari sekarang. Menyelamatkan air untuk masa depan tak seberat kedengarannya kok, kalu kita bisa berfikir dengan tindakan sederhana. Kita pasti bisa. Jangan pedulikan omongan orang lain. Mulai dari diri kita sendiri saja. Kalau kita ikhlas melakukannya, pasti orang lain juga tertarik untuk melkaukan hal yang sama. Pada akhirnya, semua orang akan saling jalin- menjalin membentuk sinergi yang kuat untuk menyelamtkan air. Yeah!
Tepatnya apa sih yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan air dimasa depan? Kita bisa mulai dari kamar mandi kita. Kamar mandi tentu menjadi sentral air di rumah kita. Makanya kita harus menghematnya. Kalau mandi, itu lebih baik memankai shower karena air yang terbuang sia- sia menajdi sedikit, kalau memakai gayung kita selalu cenderung untuk boros. Bukannya menuangkan pelan- pelan ketubuh dan membasuhnya, kita malah byar...byur...byar... byur.... yang penting basah semua. Kalau gitu airnya terbuang sia-sia dong. Kalau sikat gigi airnya jangan terbuang sia- sia di westafel, tadahi pake gelas atau gayung. Pakai air yang ada didalamnya untuk gosok gigi, dijamin lebih hemat.
Aku juga punya ide yang lain. Hal ini bisa diterapkan dirumah atau sekolah kamu. Kamu bisa membuat biopori atau sumur resapan. Dengan itu, air akan lebih mudah terserap ke dlaam tanah dan langsung bergabung dnegan air bawah tanah dan disimpan deh. Cara membutanya? Cukup mudah untuk membuat biopori, tetapi membutuhkan ahli yang berpengalaman untuk membuat sumur resapan. Disekolah aku tergabung di Water Conservation dan bertugas melakukan demikian. Sangat seru. Untuk info tentang biorpori dan sumur resapan kamu bisa kontak aku di ma.manaf@ymail.com.
Sangat seru menyelamatkan air, meski dampak yang didapat untuk jaka panjang dan kita belum bisa merasaknnya sekarang, setidaknya kita bisa berbgi kebahagiaan kepada generasi emndatang. Membuat perubahan, meski pelan- pelan. Kalau kita melakukannya bersama- sama pasti terasa mudah dan ringan, ayo mulai sekarang kita selamatkan air untuk masa depan!



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar kamu mengenai apa yang aku tulis di atas. Tapi tolong jaga kesopanan ya,