20 Maret 2011

Supermoon, Fenomena Bulan


Supermoon merupakan sebuah fenomena alam biasa. Meskipun begitu, fenomena ini mungkin merupakan peristiwa yang ditunggu- tunggu selain hujan meteor beberapa waktu lalu.Supermoon adalah penampakan bulan purnama lebih besar dari biasanya. Fenomena ini hanya terjadi 18 tahun sekali, bulan tampak sekitar 14 persen lebih besar.

Dalam dunia astronomi, Bulan bisa berada di titik terjauh dan terdekat dengan Bumi. Titik terjauh dikenal dengan apogee, sedangkan titik terdekat dikenal dengan perigee. Saat Bulan mencapai titik terdekat atau perigee inilah, fenomena yang dikenal dengan supermoon terjadi.Fenomena supermoon ini merupakan fenomena di mana posisi bulan berada di jarak terdekat dengan bumi. Jarak terdekat itu diperkirakan terjadi setelah tengah malam ini, Sabtu (19/3/2011). Bulan akan berada di titik terdekatnya dnegan bumi (perigee).

Publikasi space.com menyebutkan, Bulan akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi dalam kurun waktu 18 tahun terakhir. Bulan "hanya" 356,577 kilometer dari Bumi. Ini 30.000 kilometer lebih dekat dengan jarak rata-rata Bumi-Bulan biasanya yang berkisar 382.900 km.

Berdasarkan waktu Indonesia, jarak terdekat Bumi-Bulan tersebut akan terjadi pada Minggu (20/3/11) dini hari pada pukul 02.10 WIB. Puncak purnamanya sendiri bisa dinikmati pukul 01.11 atau 59 menit sebelum jarak terdekat Bumi-Bulan dicapai.

Namun Fenomena supermoon ini juga akan menyebabkan air pasang yang lebih tinggi dari purnama-purnama yang biasa. Jika didukung dengan angin yang tinggi pula, air pasang akan lebih besar sehingga bisa saja meluap.

Kalau angin cukup besar, air pasang akan semakin tinggi karena akan ada gelombang. Selain itu, Supermoon ini tidak akan berdampak lain. Jadi bersiaplah menyaksikan fenomena alam ini. untuk bisa melihatnya, tentu saja dibutuhkan cuaca cerah. (sayang di malang langitnya terdistorsi sama almpu, jadi penegn pulang kampung)

Apakah benar fenomena Supermoon menyebabkan bencana?

Fenomena Supermoon ini sering kali dikaitkan dengan ancaman sejumlah bencana seperti gelombang pasang, letusan gunung berapi, bahkan gempa bumi.Benarkah supermoon akan membawa bencana bagi bumi?

Tahun ini, Bulan hanya akan berjarak sekitar 221.567 mil atau 356.578 kilometer. Jarak paling dekat dalam kurun waktu 18 tahun. Beberapa orang menghubung-hubungkan fenomena ini dengan bencana. Adalah astrolog, Richard Nolle yang awalnya menghubung-hubungkan fenomena supermoon dengan bencana alam. Ia mengklaim supermoon akan memicu gempa bumi, gunung meletus, dan badai besar.

Salah satunya yang dipakai jadi dasar teori ini adalah fakta tsunami Aceh 2004 yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa terjadi dua minggu sebelum supermoon 2005. Juga gempa 9,0 SR dan tsunami di Jepang, Jumat 11 Maret 2011 yang terjadi delapan hari sebelum supermoon 2011.

Namun, teori ini dibantah Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. Ilmuwan Goddard Space Flight Center NASA, Jim Garvin mejelaskan, supermoon terjadi saat Bulan sedikit mendekat ke Bumi daripada rata-rata. Efek ini paling terlihat saat terjadi bulan purnama. "Bulan akan terlihat lebih besar, meski perbedaan jarak dari Bumi hanya beberapa persen di banding biasanya," kata dia seperti dimuat situs Space.com.

Tetapi kenyatannya? Sebelum dan setelah 2 supermoon terjadi, beberapa kawasan dunia diguncang bencana alam.
Malam Natal 1974, kota negara bagian Darwin, Australia diterjang topan Tracy. Topan dengan kecepatan maksimal 240 kilometer per jam itu mulai terbentuk 21 Desember, menerjang hebat pada malam Natal, 3 hari kemudian dan menghilang 26 Desember 1974.
Berikutnya adalah peristiwa tsunami Aceh, Desember 2004. Dua pekan kemudian— atau awal Januari 2005—bumi dihampiri Supermoon.
Kemudian, sebelum terjadinya Supermoon tahun 2011 ini. Jepang diguncang gempa 9.0 SR dan ditampar tsunami pada Jumat 11 Maret 2011 yang terjadi delapan hari sebelum supermoon terjadi. Adakah penjelasan ilmiah mengenai hal ini ataukah hal ini merupakan isu tahayul belaka?
Perlu diketahui. Penyebab gempa bumi adalah pergeseran lempeng tektonik. Bukan pengaruh gravitasi bulan. Dan selama ini, bulan belum pernah mampu mempengaruhi tanah di bumi. Kalaupun bisa mempengaruhi, hanya sebatas air laut saja.
Meskipun begitu, sebagai manusia kita tak tahu apa- apa. Hanya bisa berteori. Jadi kaji aja fenomena ini, lunar prigee atau Supermoon mungkin akan membawa kejutan suatu hari annti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar kamu mengenai apa yang aku tulis di atas. Tapi tolong jaga kesopanan ya,