26 November 2008

Ukuran Galaksi Andromeda Bertambah





PARA ilmuwan perbintangan dan luar angkasa, membawa kabar baru. Andromeda, galaksi terdekat dengan galaksi Bima Sakti, ternyata tiga kali lebih besar dari perhitungan semula. Galaxi ini tidak membesar, namun para ilmuwan mendapatkan hasil perhitungan terbaru.

Mereka kini percaya kalau hamparan tipis bintang-bintang yang tadinya diduga sebagai piringan cahaya, ternyata merupakan bagian dari piringan Andromeda. Ini artinya, galaksi spiral ini memiliki bentang lebih dari 220 ribu tahun cahaya, atau tiga kali lipat dari perkiraan semula yang "hanya" sekitar 70 ribu tahun cahaya.

Pengamatan para astronom menunjukkan kalau tepian galaksi terbentuk ketika galaksi-galaksi lain yang lebih kecil bergabung dan menjadi bagian dari Andromeda.

"Struktur yang bergelombang menunjukkan cara terbentuknya," terang astronom Rodrigo Ibata dari Observatoire Astronomique de Strasbourg, Prancis. "Sayang, penemuan piringan raksasa ini sulit disimulasikan di komputer. Sebab, perhitungan komputer mengenai pembentukan galaksi, tidak mengenal piringan raksasa yang berputar dan membesar dari pertambahan pecahan galaksi kecil," lanjut Ibata.

Ibata bersama-sama Scott Chapman dari California Institute of Technology, Amerika Serikat dan sejumlah koleganya di Inggris dan Australia, meneliti hal tersebut menggunakan teleskop Keck II di Hawaii. (rtr/frd)

< PARA ilmuwan perbintangan dan luar angkasa, membawa kabar baru. Andromeda, galaksi terdekat dengan galaksi Bima Sakti, ternyata tiga kali lebih besar dari perhitungan semula. Galaxi ini tidak membesar, namun para ilmuwan mendapatkan hasil perhitungan terbaru.

Mereka kini percaya kalau hamparan tipis bintang-bintang yang tadinya diduga sebagai piringan cahaya, ternyata merupakan bagian dari piringan Andromeda. Ini artinya, galaksi spiral ini memiliki bentang lebih dari 220 ribu tahun cahaya, atau tiga kali lipat dari perkiraan semula yang "hanya" sekitar 70 ribu tahun cahaya.

Pengamatan para astronom menunjukkan kalau tepian galaksi terbentuk ketika galaksi-galaksi lain yang lebih kecil bergabung dan menjadi bagian dari Andromeda.

"Struktur yang bergelombang menunjukkan cara terbentuknya," terang astronom Rodrigo Ibata dari Observatoire Astronomique de Strasbourg, Prancis. "Sayang, penemuan piringan raksasa ini sulit disimulasikan di komputer. Sebab, perhitungan komputer mengenai pembentukan galaksi, tidak mengenal piringan raksasa yang berputar dan membesar dari pertambahan pecahan galaksi kecil," lanjut Ibata.

Ibata bersama-sama Scott Chapman dari California Institute of Technology, Amerika Serikat dan sejumlah koleganya di Inggris dan Australia, meneliti hal tersebut menggunakan teleskop Keck II di Hawaii. (rtr/frd)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar kamu mengenai apa yang aku tulis di atas. Tapi tolong jaga kesopanan ya,