Hmm... dari dulu pengen punya baran g- barang ini. Kebanyakan sih kebutuhan
1. Kacamata
Mataku udah rabun deh, kayaknya.. apalagi kalau duduk di kelas bagian belakang. Aku udah gak bisa liat tulisan yang ada di papan. semoga sembuh
2. Jam tangan
Aku butuh ini krena di skul ku jarang seklai ada jam dinding. bahkan di ruang kelaspun ada yang tak memilikinya. Kedua, nggak boleh bawa hape, padahal aku butuh tahu, pukul berapa sekarang?
3. Laptop atau komputer
Aku butuh... banget ini. Aku suka nulis, entah itu fakta atau fiksi, nah, dari dulu hingga sekarang belum punya. (mungkin kualat aua apa). yah, padahal ini penting.
Kayaknya itu adalah barang yang kuinginkan tetapi belum bisa diwujudkan ditahun ini, jadi semoga tahun depan punya semuanya. Aamiin....
Kegiatan:
1. Lolos berbagai lomba, syukur bisa menjadi juaranya, antara lain ISPO, SWOT, Magistra Utama, OPSI, LKIR, dan berabagi even karya ilmiah.
2. Punya temen yang baik (sahabat deket) di SMA kayak persahabatan Harry potter, Hermione, dan Ron.
3. apa yah.
kayaknya itu dulu aja deh. Entar yang lain nyusul, oh ya. sekarang aku lagi proses menggodok naskah ISPO 2011ku, jadi aku mohon doa, semoga aku diberi kesabaran, kekuatan, dan juga keberuntungan untuk bisa mengerjakannya.
31 Desember 2010
24 Desember 2010
Mulung Sampah yok!
Yah, beginilah nasib kalau ingin menjadi seoang pemenang. Kita harus bersusah- suah dahulu., Betul nggak? Dan hal itulah yang terajdi padaku. Aku harus bersuasah- susah membawa sampah seberat 100 kg ke rumahku yang jaraknya 19 km. Aargh...
Aku membutuhkan sampah itu untuk membuat bioethanol. Aku berangkat kje pasar grosir ngronggo bersama temanku, Idoez untuk memulung sampah di sana. Tapi aku yakin, tak ada pemulung sekeren gw (narsis..). Kami bener- bener kayak orang hilang. Memungut sampah organik dimanapun berada.
parahnya lagi, Idoez ada acara pukul 08.30, jadi aku ditinggal sendiri di pasar sambil mencari sampah. huh, lelah... tapi emang terbayar sudah sih semuanya. aku dapet 100 kg sampah dan aku berbasah- basah dengan sampah. Karena ada sampah semangak dan melon yang busuk dan mengeluarkan abu tak sedap dan cairan.
Setelah itu, aku menunggu Idoez, lama... bbanget rasanya. aku udah bolak- balik sambil berdoa, doez, cepet balik berulang- ulang. Setelah rasanya cukup lama, Idoez bailk lagi tapi membwa temannya yang kutahu bernama Tina. kemudian, di izin untuk mengajak temannya Tina makan pangsit dulu. Aku nunggu lagi, lama... banget rasanya. Bahkan aku hampir nangis gara- gara takut nggak bisa ikut sholat jum'at.
Akhirnya Idoez dateng dan aku membawa sampah itu pulang. Motor Idoeza nggak kuat, bunyinya praks praks kayak ada seorang petani memangkas tebu. Ternyata sekoknya nggak kuat.
Setelah itu, aku dibantu Emak menghancurkan dan memeras sampah itu. Dan hanya menjadi 18 liter air perasan. lelah, dan itu harus difermentasi dulu selama 7 hari. huh, nunggu lama lagi.
Aku membutuhkan sampah itu untuk membuat bioethanol. Aku berangkat kje pasar grosir ngronggo bersama temanku, Idoez untuk memulung sampah di sana. Tapi aku yakin, tak ada pemulung sekeren gw (narsis..). Kami bener- bener kayak orang hilang. Memungut sampah organik dimanapun berada.
parahnya lagi, Idoez ada acara pukul 08.30, jadi aku ditinggal sendiri di pasar sambil mencari sampah. huh, lelah... tapi emang terbayar sudah sih semuanya. aku dapet 100 kg sampah dan aku berbasah- basah dengan sampah. Karena ada sampah semangak dan melon yang busuk dan mengeluarkan abu tak sedap dan cairan.
Setelah itu, aku menunggu Idoez, lama... bbanget rasanya. aku udah bolak- balik sambil berdoa, doez, cepet balik berulang- ulang. Setelah rasanya cukup lama, Idoez bailk lagi tapi membwa temannya yang kutahu bernama Tina. kemudian, di izin untuk mengajak temannya Tina makan pangsit dulu. Aku nunggu lagi, lama... banget rasanya. Bahkan aku hampir nangis gara- gara takut nggak bisa ikut sholat jum'at.
Akhirnya Idoez dateng dan aku membawa sampah itu pulang. Motor Idoeza nggak kuat, bunyinya praks praks kayak ada seorang petani memangkas tebu. Ternyata sekoknya nggak kuat.
Setelah itu, aku dibantu Emak menghancurkan dan memeras sampah itu. Dan hanya menjadi 18 liter air perasan. lelah, dan itu harus difermentasi dulu selama 7 hari. huh, nunggu lama lagi.
22 Desember 2010
Untuk Pulang
Bagaimanakah rasasebenarnya pulang? Apakah benar bahagia seperti yang digambarkan. Atau malah adasuatu perasaan yang tak bisa diucapkan? Seperti inikah rasanya? Aku bingung dan rasanya ingin menangis. Cengeng....
Coba rasakan, jika kau tahu sebuah tempat yang memang disitulah kau berada. Kau bahagia sekali di sana, karena disanalah tempatmu, tapi kemudian kau menyadari bahwa meskipun demikian, kau akan tetap kemabli ke tempatmu berasal. Untuk pulang.
Rasanya aneh,jika kita pulangdan ternyata kita mendapati bahwakita dituntut untukmenjadi orang. Kau akan menjadi orang di sini.Bertindaklah mandiri.Terutama hal yang paling menyedihkan adalah ketika ingat, keluarga kita punya banyak masalah yang belum diselesaikan. Atau kau menyadarai bahwa ini bukan situasi yang kau inginkan. Aku bingung. Itu saja.
Coba rasakan, jika kau tahu sebuah tempat yang memang disitulah kau berada. Kau bahagia sekali di sana, karena disanalah tempatmu, tapi kemudian kau menyadari bahwa meskipun demikian, kau akan tetap kemabli ke tempatmu berasal. Untuk pulang.
Rasanya aneh,jika kita pulangdan ternyata kita mendapati bahwakita dituntut untukmenjadi orang. Kau akan menjadi orang di sini.Bertindaklah mandiri.Terutama hal yang paling menyedihkan adalah ketika ingat, keluarga kita punya banyak masalah yang belum diselesaikan. Atau kau menyadarai bahwa ini bukan situasi yang kau inginkan. Aku bingung. Itu saja.
Langganan:
Postingan (Atom)